1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28
1 "Saudara-saudara dan tuan-tuan, dengarkanlah pembelaanku yang sekarang aku katakan kepadamu.”
2 Ketika orang banyak itu mendengar bahwa ia berbicara kepada mereka dalam bahasa Ibrani, mereka menjadi lebih tenang. Lalu ia berkata,
3 "Aku adalah seorang Yahudi, lahir di Tarsus di Kilikia, tetapi dibesarkan di kota ini. Aku dididik dengan teliti di bawah kaki (pengajaran) Gamaliel sesuai dengan hukum bapa leluhur kita, dan menjadi seorang yang bertekun bagi Tuhan, sebagaimana kamu semua pada hari ini.
4 Aku telah menganiaya sampai mati para pengikut Sang Jalan ini, dengan membelenggu dan menyerahkan mereka ke dalam penjara, baik laki-laki maupun perempuan,
5 sebagaimana imam besar dan seluruh Sanhedrin dapat bersaksi tentang aku. Dari mereka ini, aku telah menerima surat untuk saudara-saudara kita, dan aku pergi ke Damaskus untuk membawa para pengikut Sang Jalan yang ada di situ ke Yerusalem dengan terbelenggu, agar mereka dihukum.
6 Namun ketika aku sedang di dalam perjalanan dan sudah dekat ke Damaskus, kira-kira tengah hari, tiba-tiba bersinarlah cahaya yang besar dari langit ke sekelilingku.
7 Lalu aku rebah ke tanah dan mendengar suara yang berkata kepadaku: Saulus, Saulus, mengapa kamu menganiaya Aku?
8 Aku menjawab: Siapakah Engkau, Tuan? Lalu Dia berkata kepadaku: Akulah Yesus (yaitu Y’hoshua) dari Nazaret yang kamu aniaya itu.
9 Orang-orang yang bersamaku melihat ada cahaya dan mereka menjadi takut, tetapi suara Dia yang berbicara kepadaku tidak mereka dengar.
10 Maka kataku: Apakah yang harus kuperbuat, Tuan? Lalu Sang Tuan berkata kepadaku: Bangkitlah, pergilah ke Damaskus, dan di situ akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang telah ditentukan bagimu untuk diperbuat.
11 Karena aku tidak dapat melihat karena kemuliaan cahaya itu, maka aku dituntun oleh tangan mereka yang bersamaku, lalu sampailah aku di Damaskus.
12 Ada seorang bernama Ananias, seorang yang saleh menurut hukum (Torah), yang memiliki kesaksian baik di antara semua orang Yahudi yang tinggal di sana.
13 Ia datang kepadaku, berdiri di dekatku, dan berkata kepadaku: Saulus saudaraku, terimalah penglihatan! Seketika itu juga aku melihat kepadanya.
14 Ia berkata: Tuhan bapa leluhur kita telah memilih kamu untuk mengetahui kehendak-Nya, untuk melihat Sang Benar, dan untuk mendengar suara dari mulut-Nya.
15 Sebab kamu akan menjadi saksi-Nya kepada semua orang tentang apa yang telah kamu lihat dan telah kamu dengar.
16 Sekarang, apakah yang kamu tunggu? Bangkitlah, berilah dirimu dibaptis, dan bersihkanlah dosa-dosamu, sambil menyerukan Nama Sang Tuan.
17 Kemudian setelah aku kembali ke Yerusalem dan sedang berdoa di Bait Suci, aku mendapat suatu pengalaman (rohani).
18 Aku melihat Dia berkata kepadaku: Cepatlah dan segeralah meninggalkan Yerusalem, sebab mereka tidak akan menerima kesaksianmu tentang Aku.
19 Maka kataku: Tuan, mereka tahu bahwa akulah orang yang memenjarakan dan menganiaya orang-orang yang percaya kepada-Mu di sinagoge-sinagoge.
20 Juga ketika darah Stefanus, saksi-Mu itu, dicurahkan, aku sendiri berdiri di situ dan menyetujui pembunuhannya, bahkan menjaga pakaian mereka yang membunuhnya.
21 Lalu Dia berkata kepadaku: Pergilah, karena Aku akan mengutusmu jauh dari sini, kepada bangsa-bangsa lain (bukan Yahudi).”
22 Mereka mendengarkan dia sampai pada perkataan ini. Lalu mereka berkata, “Enyahkanlah orang seperti ini dari bumi, karena tidak layak ia hidup.”
23 Ketika mereka berteriak sambil mengoyakkan jubah mereka, dan melempar debu ke udara,
24 kepala pasukan memerintahkan agar Paulus dibawa ke dalam barak, sambil berkata bahwa Paulus harus diperiksa dengan cambukan, agar diketahui mengapa mereka berteriak demikian kepada Paulus.
25 Sementara mereka mengikat dia dengan tali, Paulus berkata kepada perwira yang berdiri di situ, "Apakah diperbolehkan bagimu mencambuk seorang warga negara Roma, sebelum diadili?"
26 Ketika perwira itu mendengar hal itu, pergilah ia kepada kepala pasukan dan berkata, “Apakah yang hendak kamu perbuat? Sebab orang ini adalah warga negara Roma."
27 Maka kepala pasukan itu datang dan berkata kepada Paulus, “Katakanlah kepadaku, benarkah kamu seorang warga negara Roma?” Jawabnya, “Benar!"
28 Lalu kata kepala pasukan itu, “Dengan uang yang banyak, aku memperoleh kewarganegaraan ini.” Paulus berkata, “Namun aku adalah warga negara sejak lahir."
29 Segeralah mereka yang hendak memeriksanya itu mundur daripadanya. Kepala pasukan itu menjadi takut setelah mengetahui bahwa dia adalah warga negara Roma, karena dia telah mengikatnya.
Paulus di Hadapan Sanhedrin
30 Keesokan harinya, karena ia ingin mengetahui dengan pasti mengapa Paulus dituduh oleh orang-orang Yahudi, ia melepaskan ikatan-ikatannya, lalu memerintahkan imam-imam kepala dan seluruh Sanhedrin untuk datang ke situ. Kemudian ia membawa Paulus turun dan menempatkannya di hadapan mereka.