1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
Memberi Makan Empat Ribu Orang
1 Pada waktu itu orang banyak berkumpul di situ dan mereka tidak mempunyai makanan, Yesus (Y’hoshua) memanggil murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka,
2 “Aku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini, karena sudah tiga hari mereka bersama-sama dengan Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.
3 Jika Aku menyuruh mereka pulang ke rumah-rumah mereka dalam keadaan lapar, mereka akan pingsan di jalan, karena sebagian dari mereka datang dari jauh.”
4 Murid-murid-Nya menjawab-Nya, “Di tempat terpencil ini, bagaimana kami dapat memberi orang sebanyak ini makan roti?”
5 Ia bertanya kepada mereka, “Berapa roti yang ada padamu?” Mereka berkata, “Tujuh.”
6 Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Ia mengambil tujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya dibagi-bagikan kepada orang banyak itu.
7 Ada juga pada mereka beberapa ikan kecil. Setelah Ia mengucap syukur, Ia menyuruh mereka membagi-bagikannya juga kepada orang banyak itu.
8 Maka mereka semua makan sampai kenyang. Ketika potongan roti sisa itu dikumpulkan, ada tujuh bakul.
9 Jumlah orang yang makan itu kira-kira empat ribu orang. Lalu Ia menyuruh mereka pergi.
10 Segera setelah itu Ia naik ke perahu bersama murid-murid-Nya dan pergi ke daerah Dalmanuta.
Orang Farisi Meminta Tanda
11 Kemudian orang-orang Farisi datang dan mulai berdebat dengan-Nya. Mereka meminta tanda dari tempat tinggi untuk mencobai Dia.
12 Namun Ia menghela nafas dalam-dalam dan berkata, “Mengapakah generasi ini meminta tanda? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, tidak ada tanda yang akan diberikan kepada generasi ini.”
Ragi Orang Farisi
13 Setelah meninggalkan mereka, Ia kembali naik ke perahu dan pergi ke seberang.
14 Adapun murid-murid-Nya lupa membawa roti. Tidak ada roti pada mereka di perahu itu, kecuali satu roti saja.
15 Lalu Ia memperingatkan mereka dengan berkata, “Berhati-hatilah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes!”
16 Maka murid-murid itu mulai berdebat di antara mereka sendiri dan berkata, "Hal itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."
17 Namun Yesus (Y’hoshua) mengetahui hal itu, lalu berkata kepada mereka, “Mengapa kamu berdebat mengenai tidak mempunyai roti? Belumkah kamu paham dan mengerti? Masih keraskah hatimu?
18 Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat? Kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu mengingatnya?
19 Ketika Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang, berapa bakul potongan-potongan roti yang kamu kumpulkan?” Mereka menjawab Dia, “Dua belas.”
20 “Juga ketika aku memecah-mecahkan tujuh roti untuk empat ribu orang, berapa bakul potongan-potongan roti yang kamu kumpulkan?” Mereka menjawab, “Tujuh.”
21 Maka Ia berkata kepada mereka, “Bagaimanakah kamu tidak memahaminya?”
Seorang Buta Disembuhkan
22 Kemudian Ia tiba di Betsaida. Orang-orang membawa kepada-Nya seorang buta, dan memohon kepada-Nya supaya Ia menyentuhnya.
23 Setelah memegang tangan orang buta itu, Ia membawanya keluar dari desa itu. Lalu Ia meludahi mata orang itu, dan meletakkan tangan-Nya ke atasnya. Ia bertanya kepadanya, “Sudahkah kamu melihat?”
24 Setelah memandang-mandang, orang buta itu berkata, “Aku melihat orang-orang, tampak seperti pohon-pohon yang berjalan.”
25 Kemudian sekali lagi Ia meletakkan tangan-Nya pada mata orang itu dan menyuruhnya melihat ke atas. Maka mata orang itu dipulihkan, sehingga ia dapat melihat semuanya dengan jelas.
26 Lalu Ia menyuruhnya pulang dan berkata, “Jangan masuk lagi ke desa itu dan jangan memberi tahu siapapun di situ!”
Pengakuan Petrus
27 Kemudian Yesus (Y’hoshua) pergi bersama murid-murid-Nya ke desa-desa di wilayah Kaisarea Filipi. Di dalam perjalanan, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, “Menurut orang-orang, siapakah Aku ini?”
28 Mereka menjawab, “Ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis. Adapula yang lain berkata Elia. Yang lain lagi mengatakan salah seorang dari para nebi.”
29 Ia bertanya lagi kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” Petrus menjawab Dia, “Engkau adalah Sang Mesias.”
30 Lalu Ia memperingatkan mereka agar jangan memberitahu siapa pun tentang Dia.
Pemberitahuan Tentang Penderitaan Sang Mesias
31 Kemudian Ia mulai mengajar mereka bahwa Sang Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh para tua-tua, imam-imam kepala, dan para penyalin Kitab, lalu dibunuh, dan setelah tiga hari akan bangkit kembali.
32 Ia berbicara tentang hal ini dengan terang-terangan. Namun Petrus menarik-Nya ke samping dan mulai menegur-Nya.
33 Namun ketika Ia berpaling dan memandang murid-murid-Nya, Ia menegur Petrus, “Enyahlah, Iblis! Sebab kamu tidak memikirkan hal-hal yang dari Tuhan, melainkan hal-hal yang dari manusia.”
34 Lalu Ia memanggil orang banyak dan juga murid-murid-Nya, dan berkata kepada mereka, “Jika seseorang mau mengikuti Aku, hendaklah ia menyangkal dirinya, memikul salibnya, dan mengikut Aku.
35 Sebab siapa saja yang mau menyelamatkan nyawanya akan kehilangan nyawanya, tetapi siapa saja yang kehilangan nyawanya demi Aku dan demi Kabar Baik, akan menyelamatkan nyawanya.
36 Apakah gunanya bagi seseorang jika ia mendapatkan seluruh dunia ini, tetapi kehilangan jiwanya?
37 Apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti jiwanya?
38 Sebab siapa saja yang merasa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah generasi yang jahat dan tidak setia ini, Sang Anak Manusia juga akan merasa malu terhadapnya ketika Ia datang di dalam kemuliaan Bapa-Nya bersama dengan para malakh yang kudus.”