1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
Seorang Lumpuh Disembuhkan
1 Beberapa hari kemudian, Ia kembali ke Kapernaum. Orang-orang mendengar kabar bahwa Ia ada di rumah.
2 Segeralah orang banyak datang berkerumun sampai tidak ada lagi tempat untuk mereka, bahkan di dekat pintu. Lalu Ia menyampaikan firman kepada mereka.
3 Ada orang-orang yang datang membawa seorang laki-laki yang lumpuh, yang digotong oleh empat orang.
4 Karena tidak dapat membawa orang lumpuh itu ke dekat-Nya akibat kerumunan orang banyak itu, mereka membuka atap rumah tempat Yesus (Y’hoshua) berada, lalu menurunkan orang itu bersama-sama dengan tikar tempat ia berbaring.
5 Ketika Yesus (Y’hoshua) melihat iman mereka, Ia berkata kepada orang lumpuh itu, "Anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni."
6 Di situ ada duduk beberapa penyalin Kitab dan mereka berkata dalam hatinya,
7 "Mengapakah Ia ini berkata hujat demikian? Sebab siapakah yang dapat mengampuni dosa, selain daripada Tuhan saja?"
8 Yesus (Y’hoshua) tahu dalam hati-Nya bahwa mereka berpikir demikian di dalam hati mereka, sehingga Ia berkata kepada mereka, "Mengapa kamu berpikir demikian di dalam hatimu?
9 Manakah yang lebih mudah untuk Kukatakan kepada orang lumpuh ini? Dosamu sudah diampuni! atau, Bangunlah, angkatlah tikarmu dan berjalanlah!
10 Namun supaya kamu tahu bahwa Sang Anak Manusia berkuasa di bumi untuk mengampuni dosa." Lalu Ia berkata kepada orang lumpuh itu,
11 "Aku berkata kepadamu, bangunlah, angkatlah tikarmu dan pulanglah ke rumahmu!"
12 Segeralah orang itu bangun, mengangkat tikarnya dan berjalan keluar di depan semua orang, sehingga semua orang takjub dan memuliakan Tuhan dengan berkata, “Kita belum pernah melihat hal yang seperti ini!”
Orang Berdosa Diterima
13 Yesus (Y’hoshua) pergi lagi ke tepi danau. Banyak orang datang kepada-Nya, dan Ia mengajar mereka.
14 Ketika Ia sedang berjalan, Ia melihat Lewi anak Alfeus sedang duduk di rumah cukai. Ia berkata kepadanya, “Ikutlah Aku!” Lewi pun berdiri dan mengikuti Dia.
15 Ketika Ia datang ke rumah Lewi untuk makan bersama, banyak pemungut cukai dan orang berdosa berkumpul bersama-sama dengan Yesus (Y’hoshua) dan murid-murid-Nya. Sebab banyak orang itu yang mengikuti-Nya.
16 Ketika para penyalin Kitab dan orang-orang Farisi melihat bahwa Ia makan bersama para pemungut cukai dan orang-orang berdosa, mereka berkata kepada murid-murid-Nya, "Bagaimana mungkin Ia makan dan minum bersama para pemungut cukai dan orang-orang berdosa?"
17 Yesus (Y’hoshua) mendengar perkataan itu dan berkata kepada mereka, "Bukan orang sehat yang membutuhkan tabib, melainkan orang sakit. Sebab Aku datang bukan untuk memanggil orang-orang benar, tetapi orang-orang berdosa agar mereka bertobat."
Anggur Yang Baru
18 Murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa. Lalu mereka datang dan berkata kepada-Nya, "Mengapa murid-murid Yohanes dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak berpuasa?"
19 Yesus (Y’hoshua) berkata kepada mereka, "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa, sementara mempelai itu masih ada bersama-sama mereka? Selama mempelai itu ada bersama-sama mereka, mereka tidak berpuasa.
20 Namun akan tiba waktunya ketika mempelai itu diambil dari mereka. Pada saat itulah mereka akan berpuasa.
21 Tidak seorang pun menambalkan secarik kain baru pada pakaian yang sudah usang, karena kain baru itu akan merobek pakaian usang itu dan makin besarlah lubangnya.
22 Demikian juga tidak seorang pun menuangkan anggur baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena anggur baru itu akan merusak kantong itu, sehingga anggur akan tumpah dan kantong itu rusak. Anggur yang baru dituangkan ke dalam kantong kulit yang baru.
Hari Sabat
23 Pada suatu hari Sabat, Yesus (Y’hoshua) sedang melewati ladang gandum. Murid-murid-Nya memetik bulir gandum itu sambil mereka lewat.
24 Kemudian orang-orang Farisi berkata kepada-Nya, "Lihat! Mengapa mereka melakukan apa yang dilarang pada hari Sabat?"
25 Jawab-Nya kepada mereka, "Apakah kamu tidak membaca tentang apa yang dilakukan Dawid, ketika ia dan orang-orangnya kekurangan dan kelaparan?
26 Bagaimana ia masuk ke Bait Suci pada waktu Abyatar menjabat sebagai imam besar, dan memakan Roti Hadirat, yang dilarang untuk dimakan kecuali oleh para imam? Ia bahkan membagikan roti itu kepada orang-orang yang bersamanya."
27 Ia berkata lagi kepada mereka, "Hari Sabat dijadikan untuk manusia, dan bukan manusia untuk hari Sabat.
28 Oleh karena itu, Sang Anak Manusia adalah juga Tuan atas hari Sabat."