1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
Ditolak di Nazaret
1 Kemudian Ia pergi dari situ dan datang ke kampung halaman-Nya, dan para murid-Nya mengikuti Dia.
2 Pada hari Sabat, Ia mengajar di sinagoge, dan banyak orang yang mendengar-Nya menjadi takjub dan berkata, "Dari mana Dia ini mendapatkan ajaran-Nya? Hikmat apa yang telah diberikan kepada-Nya sehingga mukjizat-mukjizat itu dilakukan oleh tangan-Nya?
3 Bukankah Ia adalah tukang kayu itu, Anak Maria? Bukankah Ia adalah saudara dari Yakobus, Yoses, Yudas, dan Simon? Bukankah saudara-saudara-Nya perempuan ada di sini bersama kita?” Maka hal itu menjadi batu sandungan bagi mereka.
4 Namun Yesus (Y’hoshua) berkata kepada mereka, "Seorang nebi dihormati di mana-mana, kecuali di kampung halamannya sendiri, di antara keluarganya sendiri dan di rumahnya sendiri."
5 Ia tidak melakukan banyak mujizat di sana, kecuali kepada beberapa orang yang sakit yang disembuhkan-Nya dengan meletakkan tangan-Nya ke atas mereka.
6 Ia heran karena mereka tidak beriman. Lalu Ia pergi berkeliling dari desa ke desa untuk mengajar.
Dua Belas Murid Diutus
7 Ia memanggil kedua belas murid itu, dan mulai mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh najis.
8 Ia berpesan kepada mereka supaya tidak membawa apa-apa di jalan kecuali sebuah tongkat. Mereka tidak boleh membawa kantong perbekalan, roti, maupun uang di dalam sabuk mereka.
9 Namun mereka boleh memakai kasut, tetapi tidak membawa dua pakaian.
10 Kata-Nya kepada mereka, "Ketika kamu memasuki rumah seseorang di suatu tempat, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ.
11 Siapa saja yang tidak menerimamu atau mendengarmu, ketika kamu pergi dari situ, kebaskanlah debu dari kakimu sebagai kesaksian bagi mereka! Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, tanggungan Sodom dan Gomora pada hari penghakiman akan lebih ringan daripada bagi kota itu."
12 Lalu pergilah mereka dan menyerukan kepada orang-orang supaya bertobat.
13 Mereka juga mengusir roh-roh jahat, mengurapi banyak orang sakit dan menyembuhkan mereka.
Yohanes Pembaptis Dihukum Mati
14 Adapun Raja Herodes telah mendengar berita tentang Dia karena Nama-Nya semakin dikenal. Ia berkata, ”Yohanes Pembaptis telah bangkit dari antara orang mati. Itulah sebabnya mukjizat terjadi melalui Dia.”
15 Yang lain berkata, "Ia adalah Elia!" Juga ada yang lain yang berkata, "Dia seorang nebi, atau salah seorang nebi yang dahulu."
16 Ketika Herodes mendengar hal itu, ia berkata, "Yohanes yang aku penggal itu telah bangkit dari antara orang mati!"
17 Sebab Herodes sendiri telah menyuruh orang untuk menangkap Yohanes, dan membelenggunya di dalam penjara demi Herodias, istri Filipus saudaranya, karena Herodes telah memperistri perempuan itu.
18 Sebab Yohanes telah berkata kepada Herodes, "Tidak diperbolehkan bagimu untuk memperistri istri dari saudaramu!"
19 Karena itu Herodias menaruh dendam terhadap Yohanes dan ingin membunuhnya, tetapi ia tidak dapat,
20 karena Herodes takut pada Yohanes, mengetahui dia adalah seorang yang benar dan kudus, sehingga Herodes melindungi Yohanes. Sebab ketika Herodes mendengarkan Yohanes, ia melakukan banyak hal dan mendengarnya dengan senang hati.
21 Maka tibalah kesempatan bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan bagi para pembesarnya, panglima-panglima, dan orang-orang terkemuka di Galilea.
22 Ketika anak perempuan Herodias tampil menari, ia menyenangkan hati Herodes dan tamu-tamu yang duduk bersamanya. Lalu raja berkata kepada gadis itu, "Mintalah apa pun yang kau inginkan, maka aku akan memberikannya kepadamu."
23 Bahkan ia bersumpah kepadanya, "Apa pun yang kau minta, akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku."
24 Kemudian gadis itu keluar dan kepada ibunya, "Apakah yang harus kuminta?" Ibunya berkata, "Kepala Yohanes Pembaptis!"
25 Ia segera kembali kepada raja dan berkata, "Berikanlah kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di atas sebuah pinggan!”
26 Raja merasa sangat sedih, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya itu, ia tidak dapat menolaknya.
27 Segeralah raja mengirim seorang algojo dan memerintahkannya untuk membawa kepala Yohanes. Algojo itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di dalam penjara.
28 Lalu ia membawa kepala itu di atas sebuah pinggan dan memberikannya kepada gadis itu, lalu gadis itu memberikannya kepada ibunya.
29 Setelah mendengar hal itu, murid-murid Yohanes datang dan mengambil mayatnya untuk dikuburkan.
Memberi Makan Lima Ribu Orang
30 Sementara itu para rasul telah berkumpul bersama Yesus (Y’hoshua) dan mereka memberitahukan kepada-Nya semua yang telah mereka lakukan dan mereka ajarkan.
31 Lalu Ia berkata kepada mereka, "Marilah menyendiri ke tempat terpencil dan beristirahat sejenak!” Sebab orang banyak datang dan pergi, sehingga mereka bahkan tidak sempat untuk makan.
32 Maka mereka berangkat dengan perahu menuju ke tempat yang terpencil untuk menyendiri.
33 Namun orang banyak itu melihat dan mengenali Dia, sehingga mereka berlari melalui jalan darat dari berbagai kota. Mereka mendahului Yesus (Y'hoshua) dan para murid-Nya dan datang kepada-Nya.
34 Setelah keluar dari perahu, Yesus (Y’hoshua) melihat orang banyak itu sehingga tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Maka mulailah Ia mengajar banyak hal kepada mereka.
35 Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata, "Tempat ini terpencil dan hari mulai malam.
36 Suruhlah mereka pergi ke kampung-kampung dan desa-desa sekitar sini untuk membeli roti, karena mereka tidak mempunyai makanan."
37 Namun Ia berkata kepada mereka, "Kamulah yang harus memberi mereka makanan!" Mereka berkata kepada-Nya, "Haruskah kami pergi dan membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makanan?”
38 Ia berkata kepada mereka, "Berapa banyak roti yang ada padamu? Pergilah dan lihatlah!" Sesudah melihatnya, mereka berkata, "Lima roti dan dua ikan."
39 Lalu Ia menyuruh orang banyak itu untuk duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau.
40 Maka mereka pun duduk, kelompok demi kelompok, ada yang seratus orang dan ada yang lima puluh orang.
41 Setelah mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit, mengucap syukur, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada para murid-Nya untuk dibagi-bagikan kepada orang banyak itu. Demikian juga dua ikan itu dibagi-bagikan kepada orang banyak itu.
42 Semua orang itu makan sampai kenyang.
43 Kemudian mereka mengumpulkan potongan roti itu sebanyak dua belas bakul penuh, juga sisa-sisa ikan itu.
44 Yang ikut makan roti itu berjumlah sekitar lima ribu orang laki-laki.
Berjalan di Atas Air
45 Lalu Yesus (Y’hoshua) memerintahkan murid-murid-Nya untuk naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, ke Betsaida, sementara Ia menyuruh orang banyak itu pulang.
46 Setelah menyuruh mereka pulang, Ia naik ke bukit untuk berdoa.
47 Ketika malam tiba, perahu itu berada di tengah danau, sementara Ia sendirian di darat.
48 Lalu Ia melihat murid-murid itu bersusah payah mendayung, karena angin melawan mereka. Sekitar pukul tiga, Ia datang kepada mereka dengan berjalan di atas danau. Ia lewat di depan mereka.
49 Mereka yang melihat-Nya berjalan di atas danau itu menyangka melihat hantu, sehingga mereka berteriak-teriak.
50 Sebab mereka semua melihat Dia dan menjadi ketakutan. Segeralah Ia berkata kepada mereka, “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”
51 Lalu Ia naik ke dalam perahu bersama mereka, dan angin pun reda. Mereka sangat heran.
52 Sebab mereka belum mengerti tentang roti itu, karena mereka keras hati.
53 Setelah menyeberang, mereka sampai ke Genesaret dan berlabuh di situ.
54 Ketika mereka turun dari perahu, orang-orang segera mengenali Dia.
55 Maka orang-orang itu berlarian ke seluruh daerah itu dan mulai membawa orang-orang sakit ke tempat yang mereka dengar bahwa Ia ada di sana.
56 Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, ataupun ke kampung-kampung, orang-orang membawa orang sakit ke pasar-pasar, dan mereka memohon kepada-Nya agar mereka dapat menyentuh jumbai jubah-Nya. Mereka yang menyentuh-Nya menjadi sembuh.