1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 Seluruh orang banyak itu bangkit, lalu membawa-Nya kepada Pilatus.
2 Mereka mulai menjatuhkan tuduhan kepada-Nya, "Kami telah menemukan Ia ini menyesatkan bangsa ini. Ia melarang membayar pajak kepada Kaisar, dan mengatakan bahwa Ia sendiri adalah Sang Mesias, Raja."
3 Pilatus bertanya kepada-Nya, "Engkaukah raja orang Yahudi?" Jawab-Nya, "Engkau sendiri mengatakannya."
4 Kata Pilatus kepada imam-imam kepala dan orang banyak itu, "Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada Orang ini."
5 Namun mereka bersikeras dan berkata, "Ia telah menghasut rakyat dengan mengajar di seluruh Yudea, mulai dari Galilea sampai ke sini."
6 Pilatus, setelah mendengar tentang Galilea, bertanya, "Apakah Orang ini berasal dari Galilea?"
7 Sebab setelah mengetahui bahwa Ia berasal dari wilayah kekuasaan Herodes, Pilatus mengirimkan-Nya kepada Herodes, karena pada waktu itu Herodes juga berada di Yerusalem.
8 Ketika Herodes melihat Yesus, ia sangat gembira, karena sudah lama ia ingin melihat-Nya. Sebab ia telah mendengar banyak hal tentang Dia, dan berharap dapat melihat suatu mukjizat dilakukan oleh-Nya.
9 Maka Herodes mengajukan banyak pertanyaan kepada-Nya, tetapi Yesus (yaitu Y'hoshua) tidak menjawab sepatah kata pun.
10 Sementara itu, imam-imam kepala dan para ahli Torah yang berdiri di situ menjatuhkan tuduhan kepada-Nya.
11 Herodes bersama seluruh pasukannya mengolok-olok dan merendahkan-Nya. Mereka mengenakan jubah kebesaran kepada-Nya, lalu mengirim-Nya kembali kepada Pilatus.
12 Pada hari itu Pilatus dan Herodes menjadi sahabat, sebelumnya mereka bermusuhan.
13 Lalu Pilatus mengumpulkan imam-imam kepala, para tua-tua, dan orang banyak,
14 lalu berkata kepada mereka, "Kamu telah membawa Orang ini kepadaku, menuduhnya bahwa ia menyesatkan rakyat. Namun setelah aku memeriksa-Nya di hadapanmu, aku tidak menemukan kesalahan apa pun dalam tuduhan-tuduhan yang kamu ajukan terhadapnya.
15 Herodes pun tidak, sebab aku telah mengirimkan Dia kepadanya, dan lihatlah! Dia tidak melakukan apa pun yang layak untuk hukuman mati.
16 Karena itu aku akan mencambuk-Nya saja lalu membebaskan-Nya."
17 Sebab adalah keharusan baginya untuk membebaskan seorang tahanan pada hari raya itu.
18 Namun mereka berteriak dengan serempak, "Enyahkanlah Orang ini, dan bebaskanlah Barabas bagi kami!"
19 Barabas adalah seorang yang dipenjarakan karena pemberontakan yang terjadi di kota, dan juga karena pembunuhan.
20 Sekali lagi Pilatus berbicara kepada mereka, berusaha untuk membebaskan Yesus (yaitu Y’hoshua).
21 Namun mereka berteriak, "Salibkan Dia! Salibkan Dia!"
22 Pilatus berkata kepada mereka untuk ketiga kalinya, "Kejahatan apa yang telah dilakukan-Nya? Aku tidak menemukan apa pun untuk menjatuhkan hukuman mati kepada-Nya. Karena itu, setelah mencambuk-Nya, aku akan membebaskan-Nya."
23 Namun mereka berteriak dengan keras, meminta agar Ia disalibkan. Suara mereka semakin kuat, begitu pula suara para imam kepala.
24 Pilatus akhirnya memutuskan untuk mengabulkan tuntutan mereka.
25 Dia membebaskan Barabas, yang dipenjara karena pemberontakan dan pembunuhan, sesuai tuntutan orang banyak itu. Namun Yesus (yaitu Y’hoshua) diserahkannya kepada kehendak mereka.
26 Ketika mereka membawa-Nya, mereka mencegat seorang dari Kirene bernama Simon, yang datang dari ladang. Mereka menaruh salib itu di atas pundaknya untuk dibawa di belakang Yesus (yaitu Y’hoshua).
27 Orang banyak mengikuti-Nya, juga perempuan-perempuan yang meratap dan menangisi-Nya.
28 Yesus (yaitu Y'hoshua) berpaling kepada mereka dan berkata, “Hai putri-putri Yerusalem, janganlah menangisi Aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu,
29 karena sesungguhnya, akan datang waktunya, ketika orang-orang berkata: Berbahagialah perempuan-perempuan yang mandul, rahim-rahim yang tidak pernah melahirkan, dan susu yang tidak pernah menyusui!
30 Pada waktu itu orang-orang akan berkata kepada gunung-gunung: Runtuhlah menimpa kami! dan kepada bukit-bukit: Timbunilah kami!
31 Sebab jika demikian mereka melakukan hal ini kepada kayu yang hijau, apa yang akan terjadi dengan kayu yang kering?”
32 Bersama-sama dengan Dia dibawa juga dua orang penjahat untuk dihukum mati.
33 Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Dia di situ, dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri-Nya.
34 Kemudian Yesus (Y’hoshua) berkata, "Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Lalu mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi.
35 Orang banyak berdiri di situ untuk menyaksikan. Para tua-tua juga mencemooh Dia sambil berkata, "Ia telah menyelamatkan orang lain, biarlah Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Sang Mesias, yang dipilih Tuhan."
36 Para prajurit juga mencemooh Dia. Mereka datang dan menawarkan anggur asam kepada-Nya,
37 sambil berkata, "Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu."
38 Ada juga tulisan di atas kepala-Nya dengan huruf Yunani, Latin, dan Ibrani yang artinya "Inilah raja orang Yahudi."
39 Salah seorang dari penjahat yang digantung itu menghujat Dia dengan berkata, "Jika Engkau adalah Sang Mesias, selamatkanlah diri-Mu dan kami juga."
40 Namun yang lain menegurnya dan berkata, "Tidakkah kamu takut akan Tuhan, karena kamu menerima hukuman yang sama?
41 Kita memang layak menerima hukuman yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi Dia tidak melakukan sesuatu yang salah.
42 Lalu ia berkata kepada Yesus (yaitu Y’hoshua), "Ingatlah aku, Tuan, apabila Engkau datang dalam Kerajaan-Mu."
43 Yesus (yaitu Y’hoshua) berkata kepadanya, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Hari ini juga kamu akan bersama-sama dengan Aku di Firdaus."
44 Kira-kira jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh bumi sampai jam tiga.
45 Matahari menjadi gelap, dan tirai Bait Suci terbelah dua di tengah-tengah.
46 Lalu Yesus (yaitu Y’hoshua) berseru dengan suara nyaring, "Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan Roh-Ku." Setelah berkata demikian, Ia menghembuskan nafas terakhir-Nya.
47 Melihat hal ini, perwira yang di situ memuliakan Tuhan dan berkata, “Sesungguhnya Ia ini adalah orang benar.”
48 Orang banyak yang datang menyaksikan peristiwa itu, setelah mereka melihat apa yang terjadi, pulanglah mereka dengan memukul-mukul dada.
49 Adapun semua orang yang mengenal Yesus (yaitu Y’hoshua), termasuk perempuan-perempuan yang telah mengikuti-Nya dari Galilea, berdiri jauh-jauh menyaksikan semuanya itu.
50 Ada seorang laki-laki bernama Yosef, anggota Sanhedrin, seorang yang baik dan benar.
51 Ia tidak menyetujui keputusan dan perbuatan mereka (Sanhedrin). Ia berasal dari Arimatea, sebuah kota Yahudi, dan ia menanti-nantikan Kerajaan Tuhan.
52 Pergilah ia menghadap Pilatus untuk meminta jenazah Yesus (yaitu Y’hoshua).
53 Setelah menurunkan jenazah itu, ia membungkusnya dengan kain kafan, lalu meletakkannya di dalam sebuah kubur yang baru, yang telah dipahat di dalam batu, dan belum pernah dipakai untuk menguburkan siapa pun.
54 Hari itu adalah hari persiapan, dan hari Sabat sudah dekat.
55 Perempuan-perempuan yang telah ikut bersama-sama dengan Yesus (yaitu Y’hoshua) dari Galilea, datang dan melihat kubur itu, dan bagaimana jenazah-Nya diletakkan di dalamnya.
56 Kemudian mereka pulang dan mempersiapkan rempah-rempah wangi dan mur. Namun pada hari Sabat mereka beristirahat sesuai dengan perintah.